11 Februari 2013

DARI SIARAN “KUTAHU YANG KUPERCAYA” (11 Feb 2013)

By. Pdt. Esra Alfred Soru



Pertanyaan : Dalam Kej 4:13-14 disebutkan bahwa Kain meminta keringanan hukuman kepada Tuhan karena ia takut dibunuh oleh orang lain. Siapakh orang lain tersebut? Apakah saat itu sudah ada manusia lain selain keturunan Adam? Dalam Kej 4:17 disebutkn juga bahwa Kain bersetubuh dengan istrinya. Dari manakah Kain memperoleh istri? Apakah dari anak Adam ataukah ini menunjukkan bahwa saat itu sudah ada manusia lain selain keluarga Adam?

Jawab :

Kej 4:13-14 : Kata Kain kepada TUHAN: "Hukumanku itu lebih besar dari pada yang dapat kutanggung. Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini dan aku akan tersembunyi dari hadapan-Mu, seorang pelarian dan pengembara di bumi; maka barangsiapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku."


Kej 4:17 : Kain bersetubuh dengan isterinya dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Henokh; kemudian Kain mendirikan suatu kota dan dinamainya kota itu Henokh, menurut nama anaknya.

Terhadap 2 pertanyaan pertama, seorang yang bernama Agus Miradi memberikan jawaban dalam bukunya “Siapakah Manusia Pertama itu? bahwa manusia yang dibicarakan dalam Kej 1 dan Kej 2 itu berbeda. Dia mengatakan bahwa di Kej 1, manusia laki-laki dan perempuan diciptakan sekaligus sedangkan di Kej 2 yang diciptakan pertama kali adalah manusia laki-laki dan diciptakan dari tanah dan setelah itu barulah manusia perempuan dicipta dari rusuk manusia laki-laki. Dia juga berkata dalam Kej 1, manusia itu tidak ada nama. Tapi dalam Kej 2, manusia itu diberi nama yakni Adam dan Hawa.

Kesimpulan : Adam adalah manusia di Kej 2 sedangkan manusia di Kej 1 bukan Adam melainkan sepasang manusia purba. Sepasang manusia purba ini sudah berkembang biak dan cukup banyak pada saat Adam hidup. Jadi yang ditakuti oleh Kain itu adalah keturunan manusia purba ini dan Kain mendapatkan isteri dari salah seorang keturunan manusia purba itu. 

Tanggapan saya untuk teori Agus Miradi ini :

Pertama : Kalau teori Miradi betul maka Adam bukanlah manusia pertama. Tapi persoalannya Alkitab mengatakan secara eksplisit bahwa Adam adalah manusia pertama.

1 Kor 15:45 - Seperti ada tertulis: "Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup", tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.

Kedua : adalah tidak benar bahwa dalam Kej 1 manusianya tidak diberi nama sedangkan manusia manusia di Kej 2 baru diberi nama Adam dan Hawa. Yang benar adalah dalam Kej 1 & 2 nama Adam dan Hawa sama sekali tidak muncul. Nama Hawa muncul pertama kali dalam pasal 3:20 sedangkan nama Adam muncul pertama kali dalam pasal 4:25.

Ketiga : Lalu Adanya perbedaan cerita penciptaan manusia dalam Kej 1 & 2 tidak berarti bahwa manusia dalam Kej 1 berbeda dengan manusia dalam Kej 2. Itu adalah cara berpikir dan gaya tulis orang Ibrani yakni memulai dari hal yang umum/kesimpulan lalu menyusul pada penjelasan/detail-detailnya. (Ini terbalik dengan kita yang selalu mulai dengan detail dan menyusul kesimpulan).

Contoh :

Kita : “Hari senin saya ke Soe, selasa ke Dili, rabu kembali ke Soe, kamis ke Kupang, jumat ke Rote, sabtu kembali kupang. Akhirnya saya jatuh sakit”.

Orang Ibrani : “Saya jatuh sakit. Hari senin saya ke Soe, selasa ke Dili, rabu kembali ke Soe, kamis ke Kupang, jumat ke Rote, sabtu kembali kupang”

Cara berpikir semacam ini yang nampak dalam kitab Kej 1:1 : “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi” yang adalah kesimpulannya setelah itu baru disusul dengan cerita penciptaan per hari.

Demikian juga dengan penciptaan manusia di mana cerita dalam Kej 1 bahwa Allah menciptakan manusia laki-laki dan perempuan adalah kesimpulannya. Tetapi bagaimana proses penciptaan itu baru dijelaskan dalam pasal 2 yakni manusia laki-laki dibentuk dari debu tanah dan manusia perempuan dibentuk dari tulang rusuk laki-laki. Jadi manusianya tetap sama hanya cara penceritannya yang berbeda.

Kesimpulan : Teori Agus Miradi salah total! Jadi Adam tetap adalah manusia pertama.

Nah, kalau Adam tetap adalah manusia pertama, lalu bagaimana dengan masalah kita? Kain takut pada siapa dan darimana Kain mendapatkan isteri?

Memang akan sukar menjawab pertanyaan ini kalau kita hanya berpikir bahwa Adam Hawa hanya mempunyai 2 orang anak yakni kain dan Habel. Tidak! Mereka mempunyai anak yang banyak, laki-laki dan perempuan.

Kej 5:4 - Umur Adam, setelah memperanakkan Set, delapan ratus tahun, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.

Karena itu boleh dipastikan bahwa Kain mengawini salah seorang saudara kandungnya. Ini tidak terhindarkan! Apakah ini dosa sesuai dengan Im 18:9?

Im 18:9 - Mengenai aurat saudaramu perempuan, anak ayahmu atau anak ibumu, baik yang lahir di rumah ayahmu maupun yang lahir di luar, janganlah kausingkapkan auratnya.

BIS : Jangan bersetubuh dengan saudaramu perempuan atau saudara tirimu, baik yang dibesarkan serumah dengan engkau maupun yang dibesarkan di rumah lain

Tidak! Karena pada zaman Kain, peraturan ini belum keluar.

Alkitab juga tidak menceritakan pada umur berapa Kain membunuh Habel dan apakah pada saat dibunuh Habel sudah kawin atau belum. Bisa jadi Habel sudah mempunyai isteri dan anak-anak juga sehingga Kain lalu takut terhadap pembalasan dendam dari isteri dan anak-anak Habel.

7 komentar:

  1. sy pernah mendengar ttg teori itu bhw Adam bukan manusia pertama. Terima kasih atas penjelasan di atas, kini sy mengerti. kunakri (manado)

    BalasHapus
  2. Sanagat mencerahkan dan alkitabiah, Tuhan memberkati..

    BalasHapus
  3. Syalom, Salam sejahtera bagi Bpk sekeluarga dan jemaat gereja di Kupang. Perkenalkan, nama saya Agus Miradi, penulis buku "SMPI". sebelumnya terima kasih atas berbagai tanggapan tentang buku yang saya tulis beberapa tahun lalu, memang banyak yang pro kontra, hal ini sangat saya maklumi, karena tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk meluruskan tafsiran yang sudah mendarah daging tentang asal usul manusia ini.
    Menurut saya sebetulnya anda kurang lengkap membaca dan memahami semua penjelasan yang ada di buku saya, harap dibaca kembali sampai habis.
    Ketahuilah bahwa manusia Adam itu memang benar manusia pertama, tetapi maksud Alkitab dia itu manusia pertama yang memiliki ROH dalam tubuhnya. arti "mahluk yang hidup" pada 1 Kor.15:45 adalah mahluk yang hidup rohani yaitu tahu tentang yang baik dan jahat. Kalau seandainya MANUSIA PURBA tidak diciptakan lebih dahulu dari Adam, berarti Allah tidak sempurna akan ciptaannya, malah Dia membuat lubang jebakan sendiri dengan pernyataannya di Imamat 18:9. Allah kita itu tidak bodoh, ciptaanNya amat sempurna sehingga tidak ada celah untuk bisa disanggah oleh siapapun. oleh karena itu belajarlah Alkitab sampai kita tahu apa itu "Rahasia Kerajaan Sorga" (Mat.13:11), tidak cukup hanya dengan IMAN saja, RASIO juga harus dilibatkan. contoh :
    1.Kalau Adam awal dari manusia, sangat mustahil akan banyak RAS manusia didunia ini, maaf, anda keturunan berkulit hitam, saya berkulit kuning, tidak mungkin berasal hanya dari satu ras (Adam dan Hawa), ingat pelajaran GENETIKA.
    2.Sangat mustahil KAIN mengawini adiknya sendiri yang umurnya berbeda +/-800 tahun.(baca Kej.5:4)., jangan berasumsi diluar apa yang tertulis pada Alkitab.
    3.Mustahil juga anaknya kain yaitu HENOKH kawin sama adiknya dan malah mendirikan sebuah kota yang tentunya jumlah penduduknya banyak.
    Apakah tidak malu mereka kawin secara tumpang tindih antar keluarga sendiri seperti binatang, padahal mereka tahu apa yang benar dan apa yang salah., kecuali awal mula Manusia purba yang tidak memiliki roh karena mereka tidak berdosa dan tidak tahu apa yang benar dan salah. Ingat ! , DOSA hanya diperhitungkan bagi mahluk yang memiliki Roh saja.
    4.Kalau penciptaan hari ke 6 untuk manusia Adam, saya mau tanya , dimanakah hari ke 7 sebagai hari istirahatnya Allah.?. tidak ada sama sekali, perhatikan !, setelah Adam jadi, Allah tetap bekerja dan bekerja, teliti kembali Kej. 2 .
    5. Di Kej.1 Allah menciptakan binatang dulu lalu kemudian manusia, pada Kej.2 Allah menjadikan manusia dulu lalu kemudian binatang. Apakah tidak kacau dan bertolak belakang Alkitab itu kalau manusia yang dimaksud itu adalah Adam semua.
    Ini hanya beberapa contoh saja, renungkanlah dan janganlah terbelenggu oleh tafsiran kuno yang jelas-jelas keliru selama berabad abad berlangsung sampai sekarang. tafsiran yang salah itu juga yang membuat lahirnya TEORI EVOLUSI Darwin (Rom.2:24).
    Percayalah akan hal ini, saya bukan mengeluarkan teori baru, tetapi kebenaran Firman Tuhan yang harus diungkapkan kepada siapapun tanpa kecuali khususnya para ilmuwan dan orang-orang Atheis agar mereka sadar dan percaya kepada Alkitab sebagai buku sejarah dan firman Allah yang benar. Semoga Tuhan YESUS/YESHUA membukakan logika dan rasio kepada para hamba Tuhan dalam mempelajari kebenaran Firman Tuhan.amien GBU.
    email : agus.miradi@yahoo.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih pak Agus sudah ada di sini. Tapi mohon maaf saya masih sibuk jadi belum bs berikan tanggapan balik. kalau sudah luang sy akan baca tanggapan anda ini dan menanggapinya. thax

      Hapus
  4. Syalom, bagaimana kabarnya, semoga Bpk Esra tetap sehat dan penuh sukacita dalam Tuhan, saya berharap Bpk telah menyadari kekeliruan yang selama ini dipertahankan khususnya mengenai asal usul manusia yang benar menurut Alkitab.
    Percayalah bahwa apa yang saya tulis dalam buku SMPI itu bukan hasil dari buah pikiran saya, melainkan karya Roh Kudus untuk disampaikan kepada seluruh jemaat Tuhan dimanapun mereka berada, agar dunia sains tahu bagaimana sebenarnya Alkitab berkata tentang alam semesta dengan segala isinya ini, saya hanya sebagai penyambung lidah saja bagi mereka.
    Jadi, jikalau Bpk telah mengerti kronologis yang benar tentang kisah penciptaan itu, terlebih lagi mengetahui apa itu rahasia Kerajaan Sorga seperti yg Tuhan katakan di Mat.13:11, saya yakin Bpk akan tahu penyebab kesalahan yg dibuat para ahli tafsir kitab suci dijaman sebelum dan sesudah kemunculan Teori Evolusi Darwin, Bpk juga akan menyadari bahwa betapa dahsyatnya rancangan Allah BAPA itu lebih dari apa yg telah anda alami selama ini. Saya juga telah menulis buku tentang "Rahasia Kerajaan Sorga", namun belum beredar. Marilah kita saling bantu untuk menyampaikan kabar baik ini kepada para ilmuwan dan org-org atheis diseluruh dunia karena waktunya amat terbatas. Ok.GBU.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf saya sangat sibuk sehingga baru buka blog lagi dan belum sempat baca tanggapan anda. Sy jarang buka blog tetapi lebih sering di FB. Kalau anda mau diskusi itu, bagaimana kalau di FB? Kalau punya FB, coba add saya : Esra Alfred Soru. kita diskusi di sana. Bagaimana?

      Hapus
    2. Saya seacrh di FB ketemu nama anda, apakah akun ini akun anda? http://www.facebook.com/agus.miradi?fref=ts

      Kalau ya, saya sudah add, silahkan diterima dan kita boleh diskusikan.

      Hapus

Silahkan berikan komentar anda dan jangan lupa mencantumkan nama dan kota.propinsi tempat anda berdomisili. Misalnya : Yutmen (Jogja)

Ada kesalahan di dalam gadget ini