26 Mei 2014

TANTANGAN DEBAT TERBUKA KEPADA UST. MUHAMMAD YAHYA WALONI

By. Pdt. Esra Alfred Soru


Seorang Mualaf (Mantan Kristen) bernama Yahya Waloni begitu banyak menyerang kekristenan dalam dakwah-dakwahnya. Saya lalu menanggapi bualan-bualannya itu dalam 15 video (Lihat di sini). Dan rupanya banyak orang islam yang kebakaran jenggot dengan tanggapan saya ini. Mereka memaki-maki saya secara tidak karu-karuan. Ada juga yang mengatakan kalau saya hanya berani menanggapi di video saja dan tak berani debat langsung dengan si Yahya Waloni ini. Karena itu di sini saya berikan tantangan debat terbuka kepada Ustad. Yahya Waloni. Kalau dia punya nyali, silahkan terima tantangan debat saya ini.

Lihat tantangan saya di sini : TANTANGAN DEBAT TERBUKA KEPADA UST. YAHYA WALONI

9 komentar:

  1. Debat sebenarnya hanya bikin lelah,bagaimana tdk bikin lelah,krn Islam dgn Krs Protestan beda jalur. Sebaiknya Pendt AL Soru mendinginkan kepala,alangkah bijak beribadah dgn cara dakwah lewat pembuata KOMIK tentang kisah hidup Yesus,khususnya sejak Yesus usia 30-33th. Bagaimana gambaran Yesus dgn Mukjizatnya,bagaiman Yesus dgn murid dan pengikut lainnya sedang melakukan ibadah/sembahyangan/kebaktian,bagaimana Yesus dgn gagah beraninya Mentasbihkan Dirinya sebagai Tuhan/Anak Tuhan dan sedang menurunkan agama yg bernama Agama Kristiani. Dalam komik tsb juga digambarkan bagaiman Yesus sedang mengjarkan tatacara ibadah penyembahan dirinya,dsb. Juga bikin saja komik dlm full colour dan full action yg menggambarkan kehebatan Nabi nabi umat kristiani,spt: Nabi Daud,Solomo,Loth dsb. Dlm komik seyogyanyalah dijelaskan bahwa Nabi umt kristiani yg paling hebat yaitu nabi Loth yg punya kemampuan mencetak suatu Ras/suku bangsa,sekaligus 2 ras. Sebarkan pd anak didik sekolah minggu,siswa/siswi disekolah milik yayasan protestan. Sekian. AB-Brebes-Jateng

    BalasHapus
  2. Ahmad Baikuni : Ciri2 pedofil ya begini, omongan gak fokus.

    BalasHapus
  3. @Ahmad: Debat memang melelahkan dan ujungnya akan selalu deadlock karena dasar yang dipakai selalu adalah kitab suci masing-masing. Bagaimana bisa ada titik temu kalau kitabnya saja sudah berbeda? Tapi Anda perlu cermat, yang menantang debat itu awalnya kan Yahya Waloni sendiri, sampai berani menantang Stephen Tong dan Billy Graham segala.

    Saya sebenarnya merasa kasihan dengan Yahya Waloni. Sebagai seorang ustadz, fokus khotbahnya bukan memperbaiki hidup ummatnya tapi malah fokusnya menyebarkan kebencian dan permusuhan terhadap agama lain. Saya curiga memang sebatas itu kemampuannya, cuma jualan isu mualaf dan kekafiran Kristen. Kasihan beliau, belum bisa move on dari Kristen rupanya.

    BalasHapus
  4. Apakah menurut saodara kita di kristen tuhan itu di peranak anakan atau tidak?

    BalasHapus
  5. Jangan gitu.. kalau salah y memang salah

    BalasHapus
  6. Seorang mualaf ya menjadikan islam sbg agama pilihannya,, gak pak pendeta seorang yang baru menjadikan islam menjadi agamanya tidak akan pernah langsung menjadi uztad pak pendeta ,, emangnya dia bisa ngaji Al Quran,,? Udah di sunat blom dianya itu,? Ada banyak buku yang harus di " lahap " orang tsb sebelum menjadi uztad bro,, tp kalo seseorang yang baru berislam berkata buruk tentang agama dia sebelumnya saya ngak setuju juga tapi permasalahannya apa yang disampaikan di ajaran islam mengenai ke tauhidan Allah SWT pasti menyerang kristiani,,. Dan sebahagian menganggapnya menghina,, kalau soal peodefilia?? wah kamu buka bacaan soal sirah Rasulullah dulu baru berpendapat,, ada banyak literatur mengenai itu,, itu argumennya kristen eropa menyerang Rasulullah setelah mengenal islam,, tapi bukan itu lagi peluru mereka,, saat ini serangannya ke Tuhan..

    BalasHapus
  7. Saya mau tanya tuhan kalian itu alloh ataw yesus.. Kalo tuhan anda yesus knpa yesus bisa meninggal

    BalasHapus
  8. Sejak awal saya sudah meragukan ceramahnya Yahya Waloni, dalil2nya tentang pendeta hanya duduk didalam gereja, dari ujung rambut sampai ujung kaki ditanggung gereja (jemaat), umat harus setor perpuluhan pada pendeta. kalo saya kok berpikirnya justru Yahya Waloni yg berpikir begitu, jadi setelah beliau terjun dalam pelayanan ternyata semuanya tidak seperti yang dia bayangkan. Sebenarnya mudah membuktikan perkataan orang, di cek saja apa yang dibilang Yahya Waloni itu benar atau tidak. waktu mendengarkan ceramahnya Yahya waloni saya hanya senyum2 saja, soal orang Kristen itu Tolol, bodoh, mau percaya dongeng..hehehe, karena buat saya mengikut Kristus itu memang harus dalam kondisi Bodoh, kalo orang Pinter gak bisa ikut Kristus. Hanya orang Bodoh yang bisa di beri pengajaran, hanya gelas kosong yang bisa di isi air. kalo orang udah pinter biasanya ngeminter dan kebablasan jadi keblinger...

    BalasHapus
  9. apakah kesaksian yahya waloni dapat disebut sbg hidayah ? dari beberapa kesaksian yang di tampilkan Yahya Waloni, dapat di simpulkan orang ini bukan mendapat Hidayah, melainkan telah di sesatkan oleh syaiton, tidak ada orang yang mendapat Hidayah lalu menghina, mencaci maki dan menghujat (usaha mengkritisi secara tidak bertanggung jawab), setelah masuk islam, orang ini tidak jauh beda dgn muslim radikal, Fakta tentang Yahya waloni, sebelum masuk islam, ia bukan rohaniawan yang baik, salah satu perilakunya mengapa Ia harus di pecat dari sekolah teologia dan gerejanya, adalah karna kebiasaannya Mabuk-mabukkan, dan hal ini mengapa ia mengatakan orang2 kristen suka mabuk2an, kebiasaan buruk yang berikutnya adalah mengumbar hawa napsu duniawi, tidur dgn banyak wanita, ini salah satu alasannya mengapa ia harus masuk islam, Yahya Waloni sekarang memiliki dua Istri, dan mungkin akan bertambah, seperti yang diketahui Islam adalah ajaran yang melegalkan Poligami, sedangkan di dalam kekristenan hal ini sangat2 di larang, Pengakuannya bahwa ia adalah Pendiri dan Rektor UKIP (Universitas Kristen Papua) adalah pernyataan yang tidak bertanggung jawab, Rektor UKIP sejak berdiri adalah Prof. Dr. Sasmoko, dan UKIP baru berdiri pada tanggal 8 April 2005, sangat jauh dari ungkapan Yahya Waloni, bahwa ia mengundurkan diri dari UKIP pada tanggal 28 januari 2004.

    BalasHapus

Silahkan berikan komentar anda dan jangan lupa mencantumkan nama dan kota.propinsi tempat anda berdomisili. Misalnya : Yutmen (Jogja)

Ada kesalahan di dalam gadget ini