24 September 2012

KATA PENGANTAR


Adalah hal yang ril bahwa dahulu gerej a pingsan tak henti-hentinya karena gereja lebih menempatkan rasio sebagai titik tolak pembangunan fondasi dalam berteologi. Melihat hal ini: Demi kemuliaan Allah, para Reformator di era Reformasi, meneriakan 5 prinsip (Panca Sola) yang telah membangunkan gereja dari kepingsanannya, adalah sebagi berikut : 1. Sola Scriptura (Hanya Alkitab), 2. Solus Christus (Hanya Kristus), 3. Sola Gratia (Hanya Anugerah), 4. Sola Fide (Hanya Iman), dan 5. Soli Deo Gloria (Segala Kemuliaan Hanya Bagi Allah).

Namun pada masakini terlihat bukti-bukti yang telah dinyatakan dari media masa, makalah, khotbah, dan buku-buku teologi, yang pada prinsipnya gereja tidak lagi mengindahkan atau menempatkan 5 prinsip (Panca Sola) sebagai fondasi gereja, tetapi gereja malah kembali membiarkan rasio/pikiran yang menjadi titik tolak dalam berteologi. Dengan demikian gereja tidak menjadi terang yang dimaksudkan oleh Tuhan Yesus Kristus, melainkan gereja cenderung menjadi terang lampu disko yang memancarkan sinar warna-warni, sehingga gereja berada di dalam KEREMANG -REMANGAN.

Sadarkah kita bahwa kita sekarang berada di dalam ruang KEREMANG - REMANGAN ? Setelah kita menyadarinya, lalu apakah yang kita lakukan ?

Mana mungkin Gereja yang pingsan dapat berteriak aku pingsan atau aku tidak pingsan! Memahami hal ini: karena Ron Kudus, kami tergerak untuk membagunkan gereja dalam kepingsanannya dengan tema "Kembali ke Alkitab" (Back to the Bible) seperti sub-sub tema pada isi buku kecil ini.

Dalam rangka mengenang kembali Reformasi gereja, buku kecil ini hadir guna mengulas tentang sembonyan para Reformator di era Reformasi, sebagai sorotan teologis terhadap gereja Protestan di NTT, yang memakai pikiran sebagai pangkalan teologi. Sehingga setelah membaca buku kecil ini, kita yang lagi ditawan dengan sistem rasio, dengan sendirinya sadar bahwa gereja lagi berada di dalam keremang-remangan, dengan demikian kita pun akan mengetahui tindakan apa yang akan kita lakukan.

Tulisan ini ditujukan hanya bagi Umat Kristen Protestan, dan bagi siapa saja yang terbeban dengan pelanyanan ini, silahkan memperbanyak tulisan ini sabanyak-banyaknya dan dapat dibagikan bagi yang mau membacanya. Soli Deo Gloria.



SoE, 17 Oktober 2008

Tim Peduli Reformasi


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berikan komentar anda dan jangan lupa mencantumkan nama dan kota.propinsi tempat anda berdomisili. Misalnya : Yutmen (Jogja)

Ada kesalahan di dalam gadget ini